Maintenance Repair Overhaule

Bisnis Maintenance Repair Overhaule

Secara garis besar bisnis MRO dapat dibagai menjadi 4 bagian yaitu;

1. Line Maintenance
2. Base Maintenance
3. Component Maintenance
4. Engine Maintenance

Line Maintenance

Kualifikasi yang dibutukan di line maintenance yaitu seorang dengan kemampuan dalam melakukan pemecahan masalah waktu yang singkat dan mempunyai banyak lisence. Maintenance yang dilakukan tidak diperlukannya fasilitas berupa hangar. Maintenance yang dilakukan pun hanya memerlukan manhour yang kecil. Ada yang mengatakan kurang dari 12 manhour umumnya berupa

Base Maintenance

Atau bisa disebut hangar maintenance, Tidak seperti line maintenance, base maintenance mengharuskan pesawat berhenti melakukan pelayanan penerbangan untuk jangka waktu yang lebih lama biasanya lebih dari satu hari dan bisa mencapai tiga puluh (30) hari. Ini terjadi di hangar, di mana pesawat dipisahkan dari lingkungan operasinya; diperlukan alat dan perlengkapan khusus. Selama aspek pemeliharaan inilah pemeriksaan terjadwal dilakukan, bersama dengan segala kegiatan perbaikan, dan investigasi cacat. Perawatan yang dilakukan merupakan tugas-tugas yang 'lebih berat' daripada kegiatan line maintenance, seperti C-Check D Check, dan Overhaule. Base Maintenance membutuhkan lebih banyak tugas yang memakan waktu, termasuk pekerjaan struktural, pencegahan korosi, perbaikan interior dan penggantian komponen utama.

Component Maintenance

Untuk component maintenance, memerlukan kegiatan pencopotan dan pemasangan, pengerjakan component maintenance biasanya dilakukan di workshop MRO atau pun dikirim keluar jika workshop tidak memiliki kemampuan untuk melakukan untuk melakukan perbaikan. Manual yang digunaka adalah CMM atau component maintenance manual, yang merupakan manual khusus yang disediakan oleh pembuat component tersebut. Ada beberapa tipe component yang membuatnya berbeda perlakuan dalam melakukan perawatan dan jangka waktu perbaikannya. Ada yang disebut Hard Time Component, On Condition Component, Condition Monitoring Component secara umum. Ada juga yang mengklasifikasikan sebagai Soft Time Component, Repairable Component, Expandable Component, atau pun ada yang menyebutnya sebagai Time Control Component dan Non Time Control Component

Engine Maintenance

Hampir sama dengan component Maintenance hanya saja, yang di copot adalah Engine pesawat dan dikirim ke Engine Shop, Untuk kegiatan ini dilakukan karena beberapa sebab, Penurunan EGT Margin, habis nya umur LLP engineHardware Deterioration, Foreign Object Damage (FOD)

Demikian kegiatan maitenance pesawat terbang secara garis besar. Berikut Contoh Aplikasi untuk mengontrol kegiatan maintenance di pesawat Aplikasi Maintenance

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Material Planning